Bank Syariah Indonesia

Icon

Mari belajar perbankan syariah

Tafsir An Nissa Ayat 161

وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُواْ عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَاباً أَلِيماً

[4:161] dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.

Praktek riba telah dilarang oleh Allah, namun masih ada saja pihak-pihak yang melakukannya.

Dalam melakukan praktek riba tersebut banyak yang menggunakan berbagai dalih dan pembelaan agar terlihat seperti bukan riba namun mirip dengan riba. Pada dasarnya, mereka tetap memilih untuk mengambil dan memakan harta dengan cara yang batil (tidak benar). Atas perbuatan mereka tersebut, Allah menyediakan azab yang sangat pedih. Apabila kita lihat kembali sejarang perjalanan bank di dunia, banyak dari mereka yang mencoba memanipulasi pencatatan keuangan agar terlihat seolah-olah tidak melakukan riba. Bagaimanapun juga, Allah maha mengetahui apa yang diniatkan oleh manusia di dalam hatinya. Siksaan pedih telah menunggu mereka yang memakan riba setelah adanya penjelasan bahwa perbuatan riba tersebut telah dilarang.

Referensi:

Muhammad Nasib Ar-rifa’i, Kemudahan Dari Allah – Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1, Gema Insani, 1999
History of Banking – HistoryWorld

Filed under: Dasar Hukum, , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: